TEEEEEEET TEEEEEEEET

Bel istirahat pun berbunyi,seperti biasa aku pergi ke kantin untuk membeli sebuah makanan untuk aku makan. Selagi makan di kantin seperti biasa aku menulis cerita di sebuah website milik ku sendiri. Yah benar aku seorang blogger yang masih amatiran. Aku orangya suka menulis cerita,entah itu kisah inspiratif ataupun kisah kisah sedih seperti drama korea. "Huh akhirnya ceritaku selesai juga,coba ah aku kasih ke teman ku mungkin dia suka"ujarku dalam hati yang penuh dengan keyakinan. Aku pun melihat teman ku yang tidak jauh dari tempat duduk ku,tak pikir panjang akupun langsung mendatanginya. "Eh broo coba deh lihat deh hasil karyaku,bagus gak "seruan ku yang cukup percaya diri. "Hahhahahah cerita apaan ini,kau mau melawak yaa,cerita gak ada bagus bagusnya
Gini kok " kata temanku,aku pun merenung. "Mungkin kurang menarik kali yaak,coba ah nanti malem aku coba baca baca lagi, siapa tau ada kesalahan yang kurang baik "ujar suara hatiku yang tak pantang menyerah.

Teeeeeeeet

Bel masuk sekolah pun terdengar ditelingaku,yang berarti bel masuk sekolah setelah istirahat "coba ah aku kasih ke teman ku yang satunya lagi,mungkin dia berpendapat lain" ujarku yang pantang menyerah. Hi girl mau kah kamu membaca cerita hadil karyaku sendiri ini ? "Ujarku sedikit gombal,dengan harapan agar temanku mau membaca ceritaku. Namu tidak,diduga mereka menolahnya mentah mentah dengan perkataan yang menusuk ke hati. Aku pun putus asa,aku biarkan cerita itu terbengkalai di blog milikku.

Bel pulang pun berbunyi,aku langsung bergegas pulang untuk memperbaiki ceritaku. Sesampainya dirumah aku langsung membuka laptop, untuk memperbaiki ceritaku yang kuberikan ke temanku tadi. Tiba tiba ibuku data "deek deek kamu tuh loo, jangan mainan laptop teruus,kasihan bapakmu tuh loo kerja banting tulang untuk kamu sekolah biar pintar,bukannya main laptop, belajar gitu loh dek dek,biar masa depanmu cerah,biar orang tuamu ini bisa naik Hasji "ujar ibuku yang memarahiku sambil agak menasihatiku. Aku pun menutup laptop ku dan akan aku lanjutkan nanti malam,setelah ibu dan ayahku telah tidur.

Malam pun telah tiba dan orang tuaku sudah tidur semua,aku langsung membuka laptop dan memperbaiki ceritaku. Jarum jam telah menunjuk di angka 12 yang ber arti sudah tengah malam,mataku sudah mulai menutup dan badanku sudah meronta ronta untuk pergi ke kasir,aku pun langsung menyimpan ceritaku di bloggu dan aku langsung tidur.

Keesokan harinya,aku menemui teman ku untuk memberikan penapat terhadap ceritaku,tanpa pikirpanjang aku pun langsung menemui temanku yang sedang duduk di bangkunya. "Broo mau lihat ceritaku gak. "Ujarku memohon. "Nggak ah paling juga ceritamu jelek" ujar temanku yang menusuk ke uluhati. Aku pun jadi tak berani untuk minta pendapat orang lain lagi

Beberapa minggu kemudian, aku coba cek traffic blog ku tak di sangka ceritaku banyak yang baca,banyak yang berkomentar  positif dan juga berkomentar negativ. Bahkan ada yang chat di facebook ku untuk membuatkan cerita untuk dibeli olehnya. Aku tak menyangka, langsung aku menyetujuinya dan aku membuat cerita lagi.

Beberapa minggu kemudian ceritaku aku kirim ke pembeli,pembelinya pun suka dengan ceritaku, dia ingin aku memerankan salah satu tokoh di cerita tersebu. Aku pun langsung mengiyakan ajakan tersebut.

Berbulan bulan kemudian

Bersyukurnya aku,aku sudah mendapatkan bayaran sendiri dan meringankan beban orang tuaku. Langsung saja aku memberitahu kepada ibu dan ayahku. "Ibu,ayah yuk kita naik haji,alhamdulillah aku sekarang memiliki uang sebesar 1 Miliyar,hasil dari kerja kerasku dan hasil menabungku selama beberapa bulan kemarin" ujarku agak sedikit menangis. Ibuku tak bisa berkata dan ibuku langsung menangis melihat perkataan ku tersebut.

Dan akhirnya aku bisa menaikkan haji orang tuaku dengan penuh perjuangan dan penuh kritikan dari teman temanku.

TERIMA KASIH TEMAN TEMAN KU

TAMAT

Kisah Hina'anmu Membuat Orang Tuaku Naik Haji

TEEEEEEET TEEEEEEEET

Bel istirahat pun berbunyi,seperti biasa aku pergi ke kantin untuk membeli sebuah makanan untuk aku makan. Selagi makan di kantin seperti biasa aku menulis cerita di sebuah website milik ku sendiri. Yah benar aku seorang blogger yang masih amatiran. Aku orangya suka menulis cerita,entah itu kisah inspiratif ataupun kisah kisah sedih seperti drama korea. "Huh akhirnya ceritaku selesai juga,coba ah aku kasih ke teman ku mungkin dia suka"ujarku dalam hati yang penuh dengan keyakinan. Aku pun melihat teman ku yang tidak jauh dari tempat duduk ku,tak pikir panjang akupun langsung mendatanginya. "Eh broo coba deh lihat deh hasil karyaku,bagus gak "seruan ku yang cukup percaya diri. "Hahhahahah cerita apaan ini,kau mau melawak yaa,cerita gak ada bagus bagusnya
Gini kok " kata temanku,aku pun merenung. "Mungkin kurang menarik kali yaak,coba ah nanti malem aku coba baca baca lagi, siapa tau ada kesalahan yang kurang baik "ujar suara hatiku yang tak pantang menyerah.

Teeeeeeeet

Bel masuk sekolah pun terdengar ditelingaku,yang berarti bel masuk sekolah setelah istirahat "coba ah aku kasih ke teman ku yang satunya lagi,mungkin dia berpendapat lain" ujarku yang pantang menyerah. Hi girl mau kah kamu membaca cerita hadil karyaku sendiri ini ? "Ujarku sedikit gombal,dengan harapan agar temanku mau membaca ceritaku. Namu tidak,diduga mereka menolahnya mentah mentah dengan perkataan yang menusuk ke hati. Aku pun putus asa,aku biarkan cerita itu terbengkalai di blog milikku.

Bel pulang pun berbunyi,aku langsung bergegas pulang untuk memperbaiki ceritaku. Sesampainya dirumah aku langsung membuka laptop, untuk memperbaiki ceritaku yang kuberikan ke temanku tadi. Tiba tiba ibuku data "deek deek kamu tuh loo, jangan mainan laptop teruus,kasihan bapakmu tuh loo kerja banting tulang untuk kamu sekolah biar pintar,bukannya main laptop, belajar gitu loh dek dek,biar masa depanmu cerah,biar orang tuamu ini bisa naik Hasji "ujar ibuku yang memarahiku sambil agak menasihatiku. Aku pun menutup laptop ku dan akan aku lanjutkan nanti malam,setelah ibu dan ayahku telah tidur.

Malam pun telah tiba dan orang tuaku sudah tidur semua,aku langsung membuka laptop dan memperbaiki ceritaku. Jarum jam telah menunjuk di angka 12 yang ber arti sudah tengah malam,mataku sudah mulai menutup dan badanku sudah meronta ronta untuk pergi ke kasir,aku pun langsung menyimpan ceritaku di bloggu dan aku langsung tidur.

Keesokan harinya,aku menemui teman ku untuk memberikan penapat terhadap ceritaku,tanpa pikirpanjang aku pun langsung menemui temanku yang sedang duduk di bangkunya. "Broo mau lihat ceritaku gak. "Ujarku memohon. "Nggak ah paling juga ceritamu jelek" ujar temanku yang menusuk ke uluhati. Aku pun jadi tak berani untuk minta pendapat orang lain lagi

Beberapa minggu kemudian, aku coba cek traffic blog ku tak di sangka ceritaku banyak yang baca,banyak yang berkomentar  positif dan juga berkomentar negativ. Bahkan ada yang chat di facebook ku untuk membuatkan cerita untuk dibeli olehnya. Aku tak menyangka, langsung aku menyetujuinya dan aku membuat cerita lagi.

Beberapa minggu kemudian ceritaku aku kirim ke pembeli,pembelinya pun suka dengan ceritaku, dia ingin aku memerankan salah satu tokoh di cerita tersebu. Aku pun langsung mengiyakan ajakan tersebut.

Berbulan bulan kemudian

Bersyukurnya aku,aku sudah mendapatkan bayaran sendiri dan meringankan beban orang tuaku. Langsung saja aku memberitahu kepada ibu dan ayahku. "Ibu,ayah yuk kita naik haji,alhamdulillah aku sekarang memiliki uang sebesar 1 Miliyar,hasil dari kerja kerasku dan hasil menabungku selama beberapa bulan kemarin" ujarku agak sedikit menangis. Ibuku tak bisa berkata dan ibuku langsung menangis melihat perkataan ku tersebut.

Dan akhirnya aku bisa menaikkan haji orang tuaku dengan penuh perjuangan dan penuh kritikan dari teman temanku.

TERIMA KASIH TEMAN TEMAN KU

TAMAT

No comments