Cerbung Cinta Suddenly love Bagian 4 dari 4 - Macam Cerita

March 31, 2018

Cerbung Cinta Suddenly love Bagian 4 dari 4



angga mendongkak dan mendapati syifa jugalah yang ingin membuka pintu,ia harus jawab apa sekarang,tak mungkin jika ia sekarang bilang ingin melihat amanda.

"gue mau ketemu rey,gue denger dia ada disini"

syifa mengangguk tapi angga sama sepertinya,jago mencari alasan ia tau angga kesini pasti ingin bertemu adiknya.

"Angga,ada yang pengen gue omongin"

tutur syifa seraya bergelayut manja dilengan kekasihnya itu.

"Emm..oke kita mau ngobrol dimana?

"Di gudang bola basket aja"

angga mencebik kesal,kalau syifa ingin melakukan itu lagi ia malas hari ini karna ia ingin bertemu amnda tapi jika syifa tau ia ingin bertemu amanda sama saja ini senjata makan tuan.

"Oke"
******

Amanda mengerjapkan matanya perlahan,kepalanya masih sakit dan tubuhnya agak lemas.

Ia berusaha bangkit dari tidurnya tapi sebuah tangan menahan kedua bahunya.

"Kak rey"

lirih amanda,pria yang dipanggil rey itu hanya bisa tersenyum kecil dan kembali membenarkan kain kompres di kening amanda.

"Istirahat aja dulu,nanti gue anter pulang"

tungkas rey,amanda tak tau kenapa kakak kelas nya ini selalu muncul disampingnya disaat seperti ini sungguh ia tak ingin terlihat lemah dihadapan semua orang .

Rey menautkan alisnya saat ekspresi amanda berubah menjadi muram,lalu dengan inisiatif ia membuka sebuah topik pembicaraan disana.

"loe suka baca novel gak"

benar saja,amanda langsung fokus dengan rey sampai"pria itu sedikit salah tingkah.

"Suka"(jawab amanda singkat)

rey Berdiri dari posisinya tiba" membuat amanda bingung "kenapa kak?"

"m.mau ketoilet dulu"

setelah itu ia pergi keluar sedangkan amanda hanya aneh saja,padahal tadi ia lihat kakak kelas itu blushing ia kira hanya perempuan saja yang bisa blushing.
________________________________

Sedangkan di gudang bola basket.

"Apa!!taruhan??"

angga memutar bola matanya malas lalu menghela nafas "iya,abis itu klo berhasil gue putusin"

jawab angga cuek sambil mengedikan bahunya masa bodo,syifa mengepalkan jarinya lalu terangkat untuk menampar angga,pria itu hanya diam saat ia tau.

Plakkk...

"loe kira adek gue barang!!apa loe juga gk mikir gue ini masih pacar loe dan loe ngomong kek gitu ke gue??"

Syifa menaikan oktafnya,angga sebenarnya ingin diam saja tapi bukankah ia memang seperti ini dulu dan sekarang,dengan emosi angga memegang kedua bahu syifa lalu melihatnya dengan tatapan dingin.

"Dan loe juga gk mikir kalo loe pacar gue kenapa loe gencar godain arnold"

syifa terdiam,ia kira angga tak tau hal ini.dan sekrang masalah makin rumit dan adiknya jga masuk dalam masalahnya.angga mendorong syifa lalu pergi dari sana dengan geram.

"Kita putus"

ujar angga penuh penekanan sebelum akhirnya ia keluar dari gudang.

😘😘😘😘😘😘
amanda sekarang diantar rey pulang kerumahnya dan skarang ia absen beberpa pelajaran,rey hanya mnyuruh nya segera masuk setelah mengucapkan terimakasih.

"Ayah aku pulang"

tak ada sautan tentu saja karna mungkin ayah masih sibuk kerja atau mungkin bersenang-senang dengan ibu kak syifa.

Aku berjalan gontai menaiki tangga,kemana sebenarnya orang-orang dirumah,sepi,padahal biasanya ada pelayann,tapi sekarang yang penting aku bisa istirahat.
@@@@@@@@@@@@@@@@@

Syifa marah,ia kesal dengan sikap angga hari ini,benci tentu saja karna ia kini adiknya yang kena imbasnya dengan menahan tangis ia mengendarai mobilnya dan tempat yang ada dipikiranya sekarang adalah Clubbing.

Angga melihat syifa dari kejauhan,ia ingin ke syifa tapi sekarang ia sudah tak ada hubungan dengan wanita itu,dengan kasar angga melepaskan baju seragamnya dan menyisakan baju kaos hitam disana.

"Woi..ayo..si bastian ama arnold udah ada disna"

ucap ari buru" dan masuk ke mobil angga dan brayen juga ikut masuk kesana.

"Hmm.ayok"
********************
asap rokok menutupi ruangan ini,suara dentuman musik cukup keras untuk memekakan telinnga bau alkohol juga menyeruak kuat disana,dengan langkah santai syifa memasuki,tempat itu dan meneguk sebotol alkhol langsung dari botolnya.

Ia mabuk,dan dalam kondisi tak sdarkan begini syifa hanya memikirkan adiknya dan ia meraih androidnya di saku roknya dan menekan tombol telp dislah satu kontaknya.

"Manda!!gue diclubbing temenin gue dong ahhh...ayok"

"........"

"ah..lama loe,kesini aja susah"

Btakkkk...

Android itu terjatuh sedangkan sang empu kini tubuhnya ditahan oleh arnold.

"Dia mabuk cuy"

"Yaudah kita embat aja"

"Ealah...bangsat lo bastian,gue cwok baek baek yah,,loe lanjutin aja gue bawa dia keluar dulu"

"yaudah...hush..hush"

lalu dengan cepat arnold menggednong syifa keluar dari sana sambil melontarkan sumpah serapah karna kata"tanpa dosa bastian tadi.

@Manda pov
Ahhh...baru saja aku tidur dan sekarang telpon ku bergetar jadi dengan cepat aku menjawabnya.

Suara dentuman musik yaampun siapa sih yang telpon,dengan cepat aku melihat nama yang tertera disana "kak syifa"

pasti ini di clubbing,kebiasaanya saat ada masalah.

".........."

"ngapain kesana!!"

"............."

"kak...halo..kak.."

aduh kepala masih sakit,mual lagi dan sekarang kakak malah mabuk berat sepertinya,aku harus kesana jadi aku segera mengambil jaket dan memakai jeans hitam dan baju putih kaos,rambut kuurai saja karna aku sangat lelah untuk menata rambut saja.

Clubbing aku tau dimana tempatnya karna aku sering melihat kakak kesana.

Dengan sedikit oleng aku berjalan keluar dan tentunya aku harus bawa mobil untuk menjemputnya.
Amanda pov end

[Author]

angga turun dari mobilnya dan memasuki ruangan clubbing dengan wajah dingin,ia memang terkenal disana bahkan kini wanita sexy mulai mendekatinya tapi sekarang ia jijik melihat wanita dihadapanya

"Mana arnold"

tanya angga saat bertemu bastian

"Dia tadi bawa syifa soalnya mabuk berat"

"oh'
ujar angga dingin sedangka ari dan brayen hanya cuek bebek lalu pergi menikmati minuman dan angga hanya duduk lelah disofa melihat ke tiga temanya.

Amanda menutup hidungnya,ia tak suka bau rokok dan ruangan ini seperti neraka baginya dengan langkah gontai ia masuk kedalamnya.

"Hei..imut banget"

slah seorang dari pria disana mencoba menyentuh nya tapi tangan lain menahan tangan pria tersebut.

"Maaf bro,dia pacar gue,sentuh dikit otak loe gue pisahin dari tempurung kepala loe"

tbc.
tunggu season 2 nya reader.

penulis Cerbung Cinta Suddenly love Bagian 4 dari 4  : Rahma 

No comments:

Post a Comment