-jarum suntik

   D.deswita: mari angga coba saya periksa dulu kamu.


   Angga pun mengangguk tubuhnya semakin lemas amanda pun memapah angga dan merebahkan      dirinya di atas kasur yg    sudah di sediakan di sana, dokter deswita pun mengambil stetoskop yg ada di lehernya dan mulai memeriksa angga.

Manda: jadi gimana dok? Angga gk papa kan? {Ucapnya cemas}
D.deswita: kamu tidak usah secemas itu, angga hanya demam, tapi angga harus di suntik vaksin agar penyakitnya tidak menyebar.
Manda: yasudah dok lakukan saja.

Angga yg mendengar perkataan dokter deswita dan istrinya langsung bangun dan semangat kembali.

Angga: aahhh nggak* aku udah sehat kok ayo sayank kita pulang!
Manda: lho sayank badan kamu masih panas ayo suntik dulu.
Angga: enggak* ayo pulang badan aku u-udah sehat kok.
Manda: jangan bilang kalo kamu takut jarum suntik?
Fhadla: iya, kak angga emg takut jarum suntik.
Angga: adeee😡
D.deswita: ayo angga berbaring lagi ini gk akan sakit kok.
Angga: enggak* pokonya gk ada suntik*an.
Manda: sayank kamu kaya anak kecil aja.
D.deswita: udah ayo baring lagi.
Angga: enggakk pokonya aku gk mau titik!
Manda: sayank emg kamu mau? Aku nanti sakit karna kerularan kamu? Fhadla mama papa nanti juga sakit kamu mau? Coba bayangin sayankk sakit nya gk seberapa tapi khasiat nya yg gede, jangan kaya anak kecil gtu donk!
Angga: yaudah*😒
Manda: nah gtu donk.

Angga pun kembali membaringkan tubuhnya dan dokter deswita kembali memeriksanya, dan langsung mengambil jarum suntik,, angga melihat jarum suntik matanya langsung melebar dan mulutnya menganga karna benar* ketakutan, dokter deswita pun mulai membuka baju tangan angga dan jarum nya mulai menyentuh kulit lengan angga.

D.deswita: tahan ya!!

Amanda pun memegang tangan angga, angga hanya membuang wajahnya dan tidak ingin mengabadikan mimpi buruknya ini.

Angga: AAAAAAAAAAAAAAA......

jeritan angga begtu keras ketika jarum suntik mulai menyuntik lengan angga.

Angga: huhuhu sakiittt.
Manda: lebay banget sih, katanya suami idaman!
Angga: tapi kan sakit sayank.
D.deswita: sudah tinggal mengambil obat*an dan membayarnya di luar.
Manda: makasih dok.

Dokter deswita pun mengangguk dan tersenyum, fhadla dan mangga pun mulai melangkahkan kakinya menuju ke luar, dan mulai mengambil obat lalu membayarnya.

Bersambung, tinggalin jejak oke😉akoh udh berkorban demi readers, readers juga harus berkorban demi akoh😂😂😂

Cerbung Cinta Amanda Angga Suami Idaman Episode 8

   -jarum suntik

   D.deswita: mari angga coba saya periksa dulu kamu.


   Angga pun mengangguk tubuhnya semakin lemas amanda pun memapah angga dan merebahkan      dirinya di atas kasur yg    sudah di sediakan di sana, dokter deswita pun mengambil stetoskop yg ada di lehernya dan mulai memeriksa angga.

Manda: jadi gimana dok? Angga gk papa kan? {Ucapnya cemas}
D.deswita: kamu tidak usah secemas itu, angga hanya demam, tapi angga harus di suntik vaksin agar penyakitnya tidak menyebar.
Manda: yasudah dok lakukan saja.

Angga yg mendengar perkataan dokter deswita dan istrinya langsung bangun dan semangat kembali.

Angga: aahhh nggak* aku udah sehat kok ayo sayank kita pulang!
Manda: lho sayank badan kamu masih panas ayo suntik dulu.
Angga: enggak* ayo pulang badan aku u-udah sehat kok.
Manda: jangan bilang kalo kamu takut jarum suntik?
Fhadla: iya, kak angga emg takut jarum suntik.
Angga: adeee😡
D.deswita: ayo angga berbaring lagi ini gk akan sakit kok.
Angga: enggak* pokonya gk ada suntik*an.
Manda: sayank kamu kaya anak kecil aja.
D.deswita: udah ayo baring lagi.
Angga: enggakk pokonya aku gk mau titik!
Manda: sayank emg kamu mau? Aku nanti sakit karna kerularan kamu? Fhadla mama papa nanti juga sakit kamu mau? Coba bayangin sayankk sakit nya gk seberapa tapi khasiat nya yg gede, jangan kaya anak kecil gtu donk!
Angga: yaudah*😒
Manda: nah gtu donk.

Angga pun kembali membaringkan tubuhnya dan dokter deswita kembali memeriksanya, dan langsung mengambil jarum suntik,, angga melihat jarum suntik matanya langsung melebar dan mulutnya menganga karna benar* ketakutan, dokter deswita pun mulai membuka baju tangan angga dan jarum nya mulai menyentuh kulit lengan angga.

D.deswita: tahan ya!!

Amanda pun memegang tangan angga, angga hanya membuang wajahnya dan tidak ingin mengabadikan mimpi buruknya ini.

Angga: AAAAAAAAAAAAAAA......

jeritan angga begtu keras ketika jarum suntik mulai menyuntik lengan angga.

Angga: huhuhu sakiittt.
Manda: lebay banget sih, katanya suami idaman!
Angga: tapi kan sakit sayank.
D.deswita: sudah tinggal mengambil obat*an dan membayarnya di luar.
Manda: makasih dok.

Dokter deswita pun mengangguk dan tersenyum, fhadla dan mangga pun mulai melangkahkan kakinya menuju ke luar, dan mulai mengambil obat lalu membayarnya.

Bersambung, tinggalin jejak oke😉akoh udh berkorban demi readers, readers juga harus berkorban demi akoh😂😂😂

No comments