Cerita cinta Suami Idaman Part 29 - Macam Cerita

December 17, 2018

Cerita cinta Suami Idaman Part 29

Cerita ini mengandung unsur cerita cinta
yang sedikit vulgar
-why?

cerita 18 +


Amanda pun berdiri dan menatap suaminya tersebut, amanda menggelengkan kepalanya bertanda bahwa dia memberi isyarat pada suaminya, namun angga tak menghiraukan amanda, satu langkah angga maju, hingga ujung sepatu angga dan arbani pun bersentuhan, amanda hanya menutup telinga dan memejamkan matanya, karna takut apa yg ia bayangkan menjadi kenyataan.

Angga: {tersenyum} apa kabar?

Amanda membuka matanya dan melebarkan tanganya agar ia bisa mendengar apa yg angga katakan, terlihat oleh ke2 mata amanda Angga sedang memeluk arbani dan arbani pun membalasnya.

Arbani: baik, loe sendiri apa kabar?

Mereka pun melepaskan pellukanya dan saling menatap satu sama lain, amanda hanya bisa menatap mereka sambil membulatkan matanya.

Manda: why? {Ucapnya pelan}

Syahra pun datang dengan menggendong balita di pangkuanya, dan berdiri tepat di samping amanda.

Angga: bun? Kenapa kok mukanya tegang gtu?
Arbani: oh jadi kalian itu suami istri? Berarti angga kamu istrinya manda donk?
Angga: haha iya kalian kenal dimana?

-deg- jantung amanda dan arbani berdetak kencang ketika angga melontarkan kata* tsb, manda bingung harus menjawab apa kepada suaminya tsb, arbani pun menatap amanda sambil mengelus pundaknya.

Amanda: eummh anu
Arbani: kita baru aja kenal yakan manda? Kebetulan tadi syahra nyuruh aku buat ngejagain istri kamu hehe iya.

Angga pun mengangkat sebelah alisnya dan tersenyum miring, amanda benar* tidak tau harus berkata apa lagi, angga tak perduli dan langsung memeluk arbani kembali.

Angga: pokonya aku gk tau kenapa nada bicara kamu aneh gtu, yg penting aku kangen sama kamu.

Manda hanya menggaruk kepalanya dirinya sangat ingin bertanya kenapa mereka bisa seakrab itu, namun syahra menjelaskan semuanya pada manda.

Syahra: kenapa? Kok muka kamu gk kobe sih?
Manda: ra? Ini sebenernya gimana sih gk ngerti deh?
Syahra: gk ngerti gmana? Manda kan aku udah bilang sebelum kamu nikah juga aku duluan yg nikah, otomatis angga kenal lah sama arbani, org angga dateng ke pernikahan aku waktu itu, kamu kenapa sih? Tumben kurang se'on?
Manda: gk tau kurang minum vitamin kali yah?

Syahra pun tertawa, dan arbani menatap amanda lalu tersenyum.

Malam harinya amanda hanya tersenyum dan menatap atap di fikiranya hanya ada wajah arbani dia memikirkan hal* tadi siang, namun angga mengacaukan semuanya dan tiba* saja tengkurap di kasur tepat di samping amanda.

Manda: ngagetin aja.
Angga: haha lagi ngelamun ya? Ngelamunin apa ayoo?
Manda: nggak, ehk ayah? Nanti dede bayinya pen cewe apa cowo?
Angga: eummh kembar aja deh.
manda: gk kembar itu susah tau ngerawatnya.
Angga: nah terus? Kamu mau cewe apa cowo?
Manda: kayaknya cewe deh
Angga: why?
Manda: biar cantik kaya bundanya.
Angga: haha pede kamu pede.
Manda: eh serius tau bukan pede, ayah juga kan suka sama bunda karna kecantikan bunda kan?
Angga: enggak tuh wlee
Manda: ayah jahat {ucapnya memalingkan wajah}
Ayah: ciiee marah niyee marah euumm

Amanda tak meresponya dan tetap memalingkan wajahnya.

Angga: ya iya deh bunda cantik manis baik cintanya ayah, udah donk jangan marah, bidadari nya ayah mana coba.

Amanda pun menatap angga dan tersenyum lalu memeluknya, dan mencium pipi kanan angga sekilas.

Angga: nah gtu donk, pipi yg satu nya lagi enggak? Atau yg ini? {Ucapnya sambil menujukan pada bibir nya}

Amanda kembali tersenyum dan menuruti perintah suaminya, ia pun menciumi bibir angga dan angga membalasnya, amanda pun mengalungkan tanganya dia leher angga dan angga memegang pinggang amanda, setelah 2 menit mereka melakukan itu manda pun tersadar dan membuka matanya lalu menjauh dari angga.

Angga: what?
Manda: jan ampe kelepasan kan kita belum tau boleh hubungan intim apa enggak? Kandungan aku udah mulai gede nih.
Angga: oh iya yaudah bobo aja ayah juga udah ngantuk.

Amanda pun mengangguk lalu tersenyum dan mulai tertidur lelap.

Bersambung.

No comments:

Post a Comment