-masalalu
baca cerita dari episode 1 terlebih dahulu untuk membaca cerita cinta amanda angga suami idaman. Amanda duduk di atas batu, ke2 kaki nya ia peluk dengan dagu nya yg ia simpan diantara ke2 kakinya. Air matanya tidak bisa berhenti, bahkan mata dan hidung nya sudah mulai memerah.

Manda: aku udah gagal jadi ibu
Sesekali ia meratapi dirinya di pantulan air danau yg ada di bawahnya, air matanya berjatuhan, ia terus saja berbicara sendiri dan menyalahkan dirinya.
“menurutku seorang ibu yg menyayangi ibunya, itu bukan org tua yg gagal”
Suara itu? Sepertinya amanda kenal, manda pun melirik kearah belakang, dan benar org itu adalah masa lalu nya ia tengah berdiri dan melihat kedepan.
Manda: bani?
Arbani berjalan maju, ia pun duduk di samping amanda dan memeluk ke2 kakinya sama persis seperti amanda.
Arbani: kamu tau hujan?
Manda: balita pun tau apa itu hujan
Arbani: kamu tau makna dari hujan?
Manda hanya diam, ia tidak tau harus menjawab apa, lagi pula mungkin itu semua hanya modus baginya.
Arbani: hujan itu meskipun jatuh berkali* tapi dia tetap kembali
Manda: apa hubunganya denganku?
Arbani: kamu juga harusnya hidup kaya ujan, meski cobaan yg menimpa kamu sesakit apa pun sebesar apapun, kamu harusnya tetap tegar dan sabar, kamu ngerti?
Manda: kenapa kamu disini? {Tanya nya mengalihkan pembicaraan}
Arbani: kamu lupa? Dari dulu kamu suka kesini
Manda diam kembali, ia termerenung, ntah apa yg ada di fikiran nya tapi nasehat arbani menyentuh hati kecilnya
Arbani: ayolah man kamu bukan AMANDA GABRIELLA yang pernah aku kenal
Manda: maksud kamu? {Ucapnya sambil menghapus sisa air matanya}
Arbani: ya amanda yg aku kenal itu org nya sabar, selalu ceria, apa dengan cara kamu kabur terus nangis gini, anak kamu bisa sembuh? Atau semua masalah kamu bisa terselesaikan?
Manda: aku rasa kamu bener bani
Arbani: iya donk aku kan ARBANI mantan kekasihnya AMANDA GABRIELLA yang cantik ini
Manda: apaan sih {ucapnya sambil tersipu malu dan tersenyum}
Arbani berdiri, ia menjulurkan tangan nya kepada hadapan amanda.
Arbani: ikut pulang?
Manda tersenyum, ia berdiri tanpa bantuan tangan arbani.
____________________
Angga masih terdiam lemah, angga terbaring di atas kursi besi dengan kepalanya yg berada di lahunan syahra.
Angga: manda, manda mana ra?
Syahra: angga kamu sabar yah, manda lagi di jemput sama bani
Fhadla meneteskan air matanya, dirinya menggendong bisma, sesekali membayangkan bahwa yg ada di pangkuan nya adalah ariel ia meratapi dirinya di kaca gedung RS disana, tatapan nya kosong, namun ketika seseorang memegang bahu kanan nya, semua lamunan nya buyar, fhadla melihat pada pantulan kaca yg ada di depanya, betapa kagetnya ia ketika melihat seseorang yg memegang bahu nya.
“mytha?”
#suamIdaman_40
-kembali lagi
Amanda datang bersama arbani, ia langsung memeluk sang suami ia menyadari itu semua adalah dosa besar baginya, manda menciumi pipi angga, angga begtu senang ketika melihat sang istri, dirinya langsung bangun dan memposisikan tubuhnya menjadi duduk, syahra berdiri dan menjauh, ia menghampiri arbani dan berdiri di samping suaminya.
Angga: sayang, kamu dari mana?
Manda: maafin aku, aku udah dorong kamu udah bentak kamu, maafin aku angga.
Amanda menenggelamkan wajahnya di dada bidang angga, air matanya sudah mulai membasahi baju angga, angga memeluk amanda dengan erat sesekali ia mencium atas kepala sang istri.
Angga: aku yg harusnya minta maaf, aku ngaku itu salah, aku minta maaf yah
Manda melepaskan pelukan nya, ia tersenyum dan mengangguk, angga menghapus air mata manda, amanda pun menghapus air mata angga.
Syahra: aaaaa soswiitt
Syahra menyenderkan kepalanya di bahu arbani, tanganya bergelayut di tangan arbani, syahra melirik pada suami nya, namun arbani hanya tersenyum, ia tidak tau apa yg ada di fikiran syahra.
Syahra: iissh gak pekka
Arbani: mau pekka gimana? Org kamu gk ngasih tau.
Syahra: tau ahk gelap
Arbani: terang gini di bilang gelap
Syahra: iiihh kesel tau
Manda: lain kali, harus ngasih tau yah sebesar apa pun resiko nya kamu harus kasih tau itu.
Angga: iya karenaa
Mangga: gak boleh ada rahasia di antara kita
Manda: janji? {Ucapnya sambil mengacungkan kelingkingnya}
Angga: janji
Angga membalas acungan kelingking manda, kini mereka sudah membuat ikatan janji, mereka berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi.
_________________
Fhadla kaget ia membalikan tubuhnya, wajahnya terlihat panik, takut, ia berniat ingin kabur, namun seseorng yg memanggilnya dengan panggilan 'mytha' itu memegang pergelangan tangan nya dengan erat.
Fhadla: lepasin gak {ucapnya sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan org tsb.}
..........: enggak mytha
Fhadla: mytha? Mytha udah gak ada, mytha udah MATI
...........: myth dengerin aku, aku kesini bukan mau.....
Fhadla: cukup, percuma kamu ngomong panjang lebar, aku gak akan pernah dengerin omongan kamu
Fhadla berhasil melepaskan tangan nya dari pegangan org itu, ia pun segera berlari menjauh.
Bersambung.

Cerita Cinta Amanda Angga Suami Idaman Part 39-40

-masalalu
baca cerita dari episode 1 terlebih dahulu untuk membaca cerita cinta amanda angga suami idaman. Amanda duduk di atas batu, ke2 kaki nya ia peluk dengan dagu nya yg ia simpan diantara ke2 kakinya. Air matanya tidak bisa berhenti, bahkan mata dan hidung nya sudah mulai memerah.

Manda: aku udah gagal jadi ibu
Sesekali ia meratapi dirinya di pantulan air danau yg ada di bawahnya, air matanya berjatuhan, ia terus saja berbicara sendiri dan menyalahkan dirinya.
“menurutku seorang ibu yg menyayangi ibunya, itu bukan org tua yg gagal”
Suara itu? Sepertinya amanda kenal, manda pun melirik kearah belakang, dan benar org itu adalah masa lalu nya ia tengah berdiri dan melihat kedepan.
Manda: bani?
Arbani berjalan maju, ia pun duduk di samping amanda dan memeluk ke2 kakinya sama persis seperti amanda.
Arbani: kamu tau hujan?
Manda: balita pun tau apa itu hujan
Arbani: kamu tau makna dari hujan?
Manda hanya diam, ia tidak tau harus menjawab apa, lagi pula mungkin itu semua hanya modus baginya.
Arbani: hujan itu meskipun jatuh berkali* tapi dia tetap kembali
Manda: apa hubunganya denganku?
Arbani: kamu juga harusnya hidup kaya ujan, meski cobaan yg menimpa kamu sesakit apa pun sebesar apapun, kamu harusnya tetap tegar dan sabar, kamu ngerti?
Manda: kenapa kamu disini? {Tanya nya mengalihkan pembicaraan}
Arbani: kamu lupa? Dari dulu kamu suka kesini
Manda diam kembali, ia termerenung, ntah apa yg ada di fikiran nya tapi nasehat arbani menyentuh hati kecilnya
Arbani: ayolah man kamu bukan AMANDA GABRIELLA yang pernah aku kenal
Manda: maksud kamu? {Ucapnya sambil menghapus sisa air matanya}
Arbani: ya amanda yg aku kenal itu org nya sabar, selalu ceria, apa dengan cara kamu kabur terus nangis gini, anak kamu bisa sembuh? Atau semua masalah kamu bisa terselesaikan?
Manda: aku rasa kamu bener bani
Arbani: iya donk aku kan ARBANI mantan kekasihnya AMANDA GABRIELLA yang cantik ini
Manda: apaan sih {ucapnya sambil tersipu malu dan tersenyum}
Arbani berdiri, ia menjulurkan tangan nya kepada hadapan amanda.
Arbani: ikut pulang?
Manda tersenyum, ia berdiri tanpa bantuan tangan arbani.
____________________
Angga masih terdiam lemah, angga terbaring di atas kursi besi dengan kepalanya yg berada di lahunan syahra.
Angga: manda, manda mana ra?
Syahra: angga kamu sabar yah, manda lagi di jemput sama bani
Fhadla meneteskan air matanya, dirinya menggendong bisma, sesekali membayangkan bahwa yg ada di pangkuan nya adalah ariel ia meratapi dirinya di kaca gedung RS disana, tatapan nya kosong, namun ketika seseorang memegang bahu kanan nya, semua lamunan nya buyar, fhadla melihat pada pantulan kaca yg ada di depanya, betapa kagetnya ia ketika melihat seseorang yg memegang bahu nya.
“mytha?”
#suamIdaman_40
-kembali lagi
Amanda datang bersama arbani, ia langsung memeluk sang suami ia menyadari itu semua adalah dosa besar baginya, manda menciumi pipi angga, angga begtu senang ketika melihat sang istri, dirinya langsung bangun dan memposisikan tubuhnya menjadi duduk, syahra berdiri dan menjauh, ia menghampiri arbani dan berdiri di samping suaminya.
Angga: sayang, kamu dari mana?
Manda: maafin aku, aku udah dorong kamu udah bentak kamu, maafin aku angga.
Amanda menenggelamkan wajahnya di dada bidang angga, air matanya sudah mulai membasahi baju angga, angga memeluk amanda dengan erat sesekali ia mencium atas kepala sang istri.
Angga: aku yg harusnya minta maaf, aku ngaku itu salah, aku minta maaf yah
Manda melepaskan pelukan nya, ia tersenyum dan mengangguk, angga menghapus air mata manda, amanda pun menghapus air mata angga.
Syahra: aaaaa soswiitt
Syahra menyenderkan kepalanya di bahu arbani, tanganya bergelayut di tangan arbani, syahra melirik pada suami nya, namun arbani hanya tersenyum, ia tidak tau apa yg ada di fikiran syahra.
Syahra: iissh gak pekka
Arbani: mau pekka gimana? Org kamu gk ngasih tau.
Syahra: tau ahk gelap
Arbani: terang gini di bilang gelap
Syahra: iiihh kesel tau
Manda: lain kali, harus ngasih tau yah sebesar apa pun resiko nya kamu harus kasih tau itu.
Angga: iya karenaa
Mangga: gak boleh ada rahasia di antara kita
Manda: janji? {Ucapnya sambil mengacungkan kelingkingnya}
Angga: janji
Angga membalas acungan kelingking manda, kini mereka sudah membuat ikatan janji, mereka berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi.
_________________
Fhadla kaget ia membalikan tubuhnya, wajahnya terlihat panik, takut, ia berniat ingin kabur, namun seseorng yg memanggilnya dengan panggilan 'mytha' itu memegang pergelangan tangan nya dengan erat.
Fhadla: lepasin gak {ucapnya sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan org tsb.}
..........: enggak mytha
Fhadla: mytha? Mytha udah gak ada, mytha udah MATI
...........: myth dengerin aku, aku kesini bukan mau.....
Fhadla: cukup, percuma kamu ngomong panjang lebar, aku gak akan pernah dengerin omongan kamu
Fhadla berhasil melepaskan tangan nya dari pegangan org itu, ia pun segera berlari menjauh.
Bersambung.

No comments