-back

Alunan musik yg keluar dari biola menambah suasana restoran menjadi sangat romantis, terlihat pria tengah duduk menunggu seseorang 2 minuman sudah tersedia di atas meja yg ia tempati, pria itu merogoh saku celana nya dan mengambil ponsel milik nya.



..........: bastian?
bastian: jovita?

bastian berdiri dan menatap wanita yg di panggilnya jovita, ia bingung kenapa jovita ada disini?

Bastian: kamu, kamu ngapain disini?
Jovita: aku kangen kamu

Jovita memeluk bastian dengan erat, apa maksudnya? Tapi agar wanita yg memeluknya tidak sakit hati, bastian membalas pelukan jovita. Di saat itu mytha{fhadla} datang, ia menyaksikan mimpi buruk yg tidak akan ia lupakan selamanya, benih air mata mytha tidak bisa ia bendung, dan akhirnya buturan mutiara itu tumpah dari matanya. Jovita melepaskan pelukan nya ia pun mencium pipi bastian tepat di depan mata mytha. Mytha tidak menyangka kekasihnya seperti itu, dengan segera mytha pergi dari tempat itu dirinya tidak ingin lama menyaksikan perbuatan keji yg di lakukan oleh bastian.

**********

Mytha memasukan semua pakaian nya kedalam koper, barang* yg semua bastian berikan padanya ia buang keluar jendela, foto bastian ia banting ke lantai hingga beling* berserakan.

Angga: mytha? Kamu, kamu kenapa?

Mytha tak menghiraukan kaka nya ia langsung pergi membawa kopernya tanpa berpamitan pada angga.

Angga: mytha? Myth? Kamu mau kemana hey? {Teriaknya sambil mengejar mytha}

Saat itu hujan begtu deras, mama nya tengah berdiri di daun pintu, tanpa basa-basi mytha langsung menerobos keluar dan hanya berbicara sambil berjalan.

Mytha: mah mytha pergi
M.angga: kamu mau kemana?

Mytha tak menghiraukan meskipun hujan lebat ia terus berjalan, angga sampai di luar ia hendak mengejar sang adik, namun mama nya melarang, angga hanya diam tidak tau harus berbuat apa.

********

Mytha sampai di bandara, baju nya sedikit basah, handphone nya ia genggam sekencang mungkin, sudah 40 panggilan tak terjawab dari bastian, ia tak menghiraukan karna mytha sudah terlanjur sakit hati.

Mytha: itu yg dia mau, aku tak perduli laki* masih banyak, apa yg harus aku tangisi? Pria br*ng*#k seperti itu, tidak pantas untuk di tangisi.

Fhadla terus saja bergumam, ia menghapus air matanya lalu menatap ponselnya, kartu memori nya ia buang jauh* dirinya tidak perduli meski banyak kenangan dalam kartu itu.

Mytha: namaku fhadla aisya nur mytha yunanda, untuk apa nama mytha? Dan sekarang mytha udah nggak ada, yg ada hanya FHADLA YUNANDA.

Flashback off

Bersambung

Cerita Cinta Amanda dan Angga Suami Idaman Part 42

-back

Alunan musik yg keluar dari biola menambah suasana restoran menjadi sangat romantis, terlihat pria tengah duduk menunggu seseorang 2 minuman sudah tersedia di atas meja yg ia tempati, pria itu merogoh saku celana nya dan mengambil ponsel milik nya.



..........: bastian?
bastian: jovita?

bastian berdiri dan menatap wanita yg di panggilnya jovita, ia bingung kenapa jovita ada disini?

Bastian: kamu, kamu ngapain disini?
Jovita: aku kangen kamu

Jovita memeluk bastian dengan erat, apa maksudnya? Tapi agar wanita yg memeluknya tidak sakit hati, bastian membalas pelukan jovita. Di saat itu mytha{fhadla} datang, ia menyaksikan mimpi buruk yg tidak akan ia lupakan selamanya, benih air mata mytha tidak bisa ia bendung, dan akhirnya buturan mutiara itu tumpah dari matanya. Jovita melepaskan pelukan nya ia pun mencium pipi bastian tepat di depan mata mytha. Mytha tidak menyangka kekasihnya seperti itu, dengan segera mytha pergi dari tempat itu dirinya tidak ingin lama menyaksikan perbuatan keji yg di lakukan oleh bastian.

**********

Mytha memasukan semua pakaian nya kedalam koper, barang* yg semua bastian berikan padanya ia buang keluar jendela, foto bastian ia banting ke lantai hingga beling* berserakan.

Angga: mytha? Kamu, kamu kenapa?

Mytha tak menghiraukan kaka nya ia langsung pergi membawa kopernya tanpa berpamitan pada angga.

Angga: mytha? Myth? Kamu mau kemana hey? {Teriaknya sambil mengejar mytha}

Saat itu hujan begtu deras, mama nya tengah berdiri di daun pintu, tanpa basa-basi mytha langsung menerobos keluar dan hanya berbicara sambil berjalan.

Mytha: mah mytha pergi
M.angga: kamu mau kemana?

Mytha tak menghiraukan meskipun hujan lebat ia terus berjalan, angga sampai di luar ia hendak mengejar sang adik, namun mama nya melarang, angga hanya diam tidak tau harus berbuat apa.

********

Mytha sampai di bandara, baju nya sedikit basah, handphone nya ia genggam sekencang mungkin, sudah 40 panggilan tak terjawab dari bastian, ia tak menghiraukan karna mytha sudah terlanjur sakit hati.

Mytha: itu yg dia mau, aku tak perduli laki* masih banyak, apa yg harus aku tangisi? Pria br*ng*#k seperti itu, tidak pantas untuk di tangisi.

Fhadla terus saja bergumam, ia menghapus air matanya lalu menatap ponselnya, kartu memori nya ia buang jauh* dirinya tidak perduli meski banyak kenangan dalam kartu itu.

Mytha: namaku fhadla aisya nur mytha yunanda, untuk apa nama mytha? Dan sekarang mytha udah nggak ada, yg ada hanya FHADLA YUNANDA.

Flashback off

Bersambung

No comments