Cerita Cinta Mantan Suami Idaman Part 28-29 - Macam Cerita

December 17, 2018

Cerita Cinta Mantan Suami Idaman Part 28-29

cerita mantan



Setelah acara pengajian selesai, amanda pun berbaring di atas kasur mpuk nya, dirinya menatap atap sesekali tersenyum dan membayangkan betapa indahnya jika nanti buah hati nya sudah lahir kedunia, angga pun datang dan langsung menjatuhkan tubuhnya di atas kasur.

cerita tentang mantan


Manda: cape ya?

Angga tak menjawabnya karna dia sudah benar* ngantuk karna kelelahan.

Manda: ayah? Ngobrol sebentar boleh?
Angga: hm?
Manda: waktu SMA ayah punya pacar?
Angga: gk
Manda: ayah punya

mantan?


Angga: enggak sayang, bunda yang pertama {ucapnya dan memegang pipi amanda lalu tidur di atas dada amanda} dan gk ada yg pernah gantiin posisi bunda di hati ayah.
Manda: oya? Jadi bunda first love nya ayah?

Angga tidak menjawabnya karna dia benar* sudh tidak bisa menahan kantuknya, ia pun kini sudah tertidur pulas di atas dada amanda, dan amanda pun menyusul suaminya tertidur.

Pagi harinya sepasang suami istri tsb sudah bangun dan siap* untuk lari pagi, rerumputan masih segar dan basah karna masih tertutupi dngan air ibun, kini mereka berlari pagi mengelilingi taman yg tidak jauh dari rumah mereka, waktu sudah menunjukan pukul 08:00 amanda duduk di kursi taman sambil meminum air yg tadi ia bawa.

Manda: sayang? istirahat dulu sini cape tau

Angga pun menghampiri istrinya dan duduk di sampingnya, air yg ada di tangan amanda pun di ambil oleh angga dan disirami ke kepala angga hingga habis, angga pun mengelapnya dengan handuk mini yg ada di lehernya.

Manda: iiii bikes deh kok di abisin sih?
Angga: abis gerah banget
Manda: tau ah bunda kan masih haus, ayah kok gtu sih gk kasian nih sama dede nya?
Angga: hehe iya* ini ku beli lagi, tunggu disini ya jangan kemana*
Manda: jangan lama* takut di culik

Angga pun mencolek hidung amanda lalu mencubit pipi amanda, dengan segera Angga pun berlari meninggalkan istrinya tsb sendirian.

............: manda?
Manda: hah? suara itu sepertinya aku mengenalinya apa jangan* {ucapnya dalam batin}

suamI idaman mantan 3



Amanda pun menoleh dan benar dugaanya kenapa amanda bertemu denganya disini?

Manda: syahra? K-kamu lagi ngapain?
Syahra: gk boleh? Aku lagi joging donk, udah lama gk joging, oh iya aku boleh duduk di samping kamu?
Manda: eh emmm iya

Syahra pun berjalan dan duduk di samping amanda

Manda: ra? Kamu sendiri kesini?
Syahra: enggak, tuh suami aku sma bisma

Syahra menunjuk kearah belakang amanda, dengan segera amanda pun menoleh ke-arah yg syahra tunjuk, amanda pun menjatuhkan botol kosong yg ia pegang karna sempat kaget melihat apa yg ada di depan matanya, dia pun sampai tidak berkedip dan tidak percaya apa yg sedang ia lihat.

Manda: bani? {Ucapnya pelan}
Syahra: bisma sini sayang uuuhh anak mama keringetan.

Suami syahra pun menghampiri syahra dan memberikan bisma kepangkuan syahra, pandangan amanda tak lepas dari suami syahra begtu pun sebaliknya.

Bisma: huekk huekk hiks huek
Syahra: duh cup cup cup pangeran mama haus ya? atau kepanasan? Ahk sayang aku nyari tempat teduh ya kasian bisma, kamu tungguin manda ya kasian dia lagi hamil mungkin suaminya bentar lagi dateng.

Suami syahra pun tersenyum dan duduk di samping amanda, setelah syahra pergi suasana menjadi hening hanya dedaunan yg berguguran dan angin yg meramaikan suasana namun.

'Amanda Arbani' mereka pun berbicara dengan bersama'an menyebut nama nya satu sama lain.

Manda: kamu duluan
Arbani: em enggak sebaiknya perempuan duluan.
Manda: {menghela nafas lalu membuangnya} jadi kamu suami syahra?
Arbani: kurang lebih seperti itu
Manda: heum lucu ya kalo di bayangin masa* kita dulu pas lagi pacaran.
Arbani: kamu masih inget? Aku kira udah lupa, sekarang kamu pasti udah bahagia kan? Melebihi dulu sama aku?
Manda: nggak juga, menurut aku semua laki* sama
Arbani: {tersenyum} jadi? Suami kamu mana?
Angga: bunda?

Angga pun terdiam setelah melihat sang istri tengah duduk ber2 bersama pria lain selain dirinya, bahkan air mineral yg angga pegang dan beli tadi pun seketika menjadi licin dan jatuh dari genggaman tanganya.

Manda: ayah? t-tunggu a-aku bisa jelasin semuanya
Angga: bentar.

Angga pun menghampiri arbani dan berdiri tepat di depan arbani, dengan segera arbani pun berdiri dan mereka bertatapan dengan mata yg sangat tajam.

Bersambung.

No comments:

Post a Comment