>
-mytha?

cerita cinta romantis - Angga mengetikan nomor telfon di ponsel miliknya, amanda melihat ariel yg tengah terbaring lemah di atas kasur dengan banyak alat yg menempel di tubuhnya, manda berusaha tegar, ia mengingat kata* arbani, amanda tersenyum jika satu tetes air matanya jatuh, ia langsung menghapusnya, hatinya menahan perih yg di deritanya saat ini.



Manda: bunda ikhlas kalo hidup kamu udah gak lama lagi

Amanda menempelkan telapak tangan nya di kaca, ia meratapi sang buah hati ingin sekali amanda menghampirinya namun ia tidak mau menambah hatinya semakin perih dan membuat semuanya menjadi kacau, angga memegang pundak sang istri, sontak amanda langsung membalikan tubuhnya dan berhadapan bersama suaminya. 

Angga: kamu nangis lagi?
Manda: nggak kok, aku settrong
Angga: strong sayang, bukan settrong
Manda: emm itu mksudnya
Angga: barusan aku telfon mama katanya mereka gak bisa kesini, mereka cuma bisa berdoa
Manda: gak papa, lagian takut ngerepotin

Angga tersenyum, air mata amanda jatuh kembali, dengan segera angga pun menghapus air mata sang istri, amanda tersenyum tatapan mata mereka bertemu, amanda memegang ke2 tangan suami nya dan menggenggamnya dengan erat

Manda: makasih, kamu selalu ada buat aku, aku sadar semua nya gak bisa di selesaikan oleh amarah
Angga: udah mulai dewasa niyee
Manda: ck aku serius, kalau pun ariel hidupnya gk lama lagi, aku ikhlas karna mungkin itu semua yg terbaik buat ariel

Giliran angga yang meneteskan air matanya, ia terharu mendengar perkataan dari istrinya, angga merasa beruntung mendapatkan istri sesholehah amanda setegar amanda, angga pun memeluk sang istri dengan erat.

Syahra: ekhem, udah kali romantis*an nya, aku iri niih

Syahra yg tiba* datang merasa telah mengacaukan semua suasana nya, mangga pun melepaskan pelukan nya dan menatap syahra yg tengah di rangkul oleh arbani.

Fhadla: kak? Ini bisma nya {memberikan bisma pada pangkuan syahra} ka angga ka amanda, aku pulang duluan ya

Fhadla pun pergi dengan berlari, semua yg melihat tingkah fhadla sempat bingung, tidak seperti biasanya fhadla terlihat ketakutan seperti itu.

.............: mytha?

Seseorang datang dan mengejar fhadla, angga dan syahra tercengang melihat org yg sedang berlari dan berusaha mengejar fhadla, angga pun mencegat org tersebut

Angga: kenapa loe ada disini?
...........: loe sendiri ngapain disini?
Syahra: bas? Loe masih inget sama mytha? Gue kira loe udah lupa
Angga: dan apa loe lupa? Gue kaka nya MYTHA

Amanda bingung, siapa mytha? Lalu apa hubungan nya dengan fhadla yg berlari ketakutan, dan kenapa ada dokter bastian yg berlari mengejar fhadla?

Syahra: bas! Stop! Mytha masih trauma sama loe, dia ganti nama jadi fhadla itu semua karna loe
Bastian: fhadla? 
Angga: iya, mytha adalah fhadla, dan kenapa loe masih ngejar ade gue, bukan nya loe mau nikah?

__________________

Fhadla: tj aku butuh kamu, sekarang juga, temuin aku di RS medika

Tutt...tuttt... Panggilan selesai,, Sebenarnya fhadla tidak pulang, ia berdiri di tepi jalan raya dekat rumah sakit disana, fhadla berharap tj datang ia tidak ingin semua masa lalu nya terulang kembali

Flashback on

Bersambung

Cerita Cinta Romantis Amanda Angga Suami Idaman Part 41

-mytha?

cerita cinta romantis - Angga mengetikan nomor telfon di ponsel miliknya, amanda melihat ariel yg tengah terbaring lemah di atas kasur dengan banyak alat yg menempel di tubuhnya, manda berusaha tegar, ia mengingat kata* arbani, amanda tersenyum jika satu tetes air matanya jatuh, ia langsung menghapusnya, hatinya menahan perih yg di deritanya saat ini.



Manda: bunda ikhlas kalo hidup kamu udah gak lama lagi

Amanda menempelkan telapak tangan nya di kaca, ia meratapi sang buah hati ingin sekali amanda menghampirinya namun ia tidak mau menambah hatinya semakin perih dan membuat semuanya menjadi kacau, angga memegang pundak sang istri, sontak amanda langsung membalikan tubuhnya dan berhadapan bersama suaminya. 

Angga: kamu nangis lagi?
Manda: nggak kok, aku settrong
Angga: strong sayang, bukan settrong
Manda: emm itu mksudnya
Angga: barusan aku telfon mama katanya mereka gak bisa kesini, mereka cuma bisa berdoa
Manda: gak papa, lagian takut ngerepotin

Angga tersenyum, air mata amanda jatuh kembali, dengan segera angga pun menghapus air mata sang istri, amanda tersenyum tatapan mata mereka bertemu, amanda memegang ke2 tangan suami nya dan menggenggamnya dengan erat

Manda: makasih, kamu selalu ada buat aku, aku sadar semua nya gak bisa di selesaikan oleh amarah
Angga: udah mulai dewasa niyee
Manda: ck aku serius, kalau pun ariel hidupnya gk lama lagi, aku ikhlas karna mungkin itu semua yg terbaik buat ariel

Giliran angga yang meneteskan air matanya, ia terharu mendengar perkataan dari istrinya, angga merasa beruntung mendapatkan istri sesholehah amanda setegar amanda, angga pun memeluk sang istri dengan erat.

Syahra: ekhem, udah kali romantis*an nya, aku iri niih

Syahra yg tiba* datang merasa telah mengacaukan semua suasana nya, mangga pun melepaskan pelukan nya dan menatap syahra yg tengah di rangkul oleh arbani.

Fhadla: kak? Ini bisma nya {memberikan bisma pada pangkuan syahra} ka angga ka amanda, aku pulang duluan ya

Fhadla pun pergi dengan berlari, semua yg melihat tingkah fhadla sempat bingung, tidak seperti biasanya fhadla terlihat ketakutan seperti itu.

.............: mytha?

Seseorang datang dan mengejar fhadla, angga dan syahra tercengang melihat org yg sedang berlari dan berusaha mengejar fhadla, angga pun mencegat org tersebut

Angga: kenapa loe ada disini?
...........: loe sendiri ngapain disini?
Syahra: bas? Loe masih inget sama mytha? Gue kira loe udah lupa
Angga: dan apa loe lupa? Gue kaka nya MYTHA

Amanda bingung, siapa mytha? Lalu apa hubungan nya dengan fhadla yg berlari ketakutan, dan kenapa ada dokter bastian yg berlari mengejar fhadla?

Syahra: bas! Stop! Mytha masih trauma sama loe, dia ganti nama jadi fhadla itu semua karna loe
Bastian: fhadla? 
Angga: iya, mytha adalah fhadla, dan kenapa loe masih ngejar ade gue, bukan nya loe mau nikah?

__________________

Fhadla: tj aku butuh kamu, sekarang juga, temuin aku di RS medika

Tutt...tuttt... Panggilan selesai,, Sebenarnya fhadla tidak pulang, ia berdiri di tepi jalan raya dekat rumah sakit disana, fhadla berharap tj datang ia tidak ingin semua masa lalu nya terulang kembali

Flashback on

Bersambung

No comments