Cerita Cinta Suami Idaman ( Prematur ) part 33 - Macam Cerita

December 19, 2018

Cerita Cinta Suami Idaman ( Prematur ) part 33

Kali Ini AMA akan melanjutkan

cerbung cinta Suami Idaman

Dengan

Cerita cinta suami idaman

-prematur

Kini seorang pria itu pun seperti sengaja berdiri tepat di depan angga, angga benar* bingung kenapa pria ini berdiri di hadapannya dengan ttapanya yg tajam.

Cerita cinta amanda angga suami idaman


Angga: maaf siapa ya?
...........: whahaha kaka ipar pikunan masa ama ade ipar sendiri lupa, ini aku tj
Angga: ohk tj, kenapa ada disini? Sama siapa?

Manda hanya diam seakan dirinya di anggap nyamuk, manda tetap melanjutkan memilih baju yg cocok untuk anak nya kelak, namun tiba* saja seperti ada yg bergejolak di dalam perutnya, itu tidak seperti biasanya, manda pun lemas dan memegang perutnya.

Manda: arrgggh angga!

Angga pun menoleh dan mendapatkan istrinya yg tengah terbaring lemah di atas lantai, ia segera menghampirinya dan bertanya kepada manda, manda tak menjawab karna dia sudah lemas angga pun berteriak meminta bantuan, seseorang menolongnya dan membawa nya kedalam mobil lalu membawanya kerumah sakit.
Sesampainya di RS amanda langsung mendapatkan pertolongan medis dan di lari kan ke ruang UGD, selang beberapa menit dokter pun keluar dan menundukkan kepalanya, angga dan tj pun segera menghampiri dokter tsb.

Dokter: anda suaminya?
Angga: iya dok saya suaminya
Dokter: bisa ikut saya ke ruangan saya?

Angga pun melirik pada tj dan menelan ludahnya, tj mengangguk dan angga pun bersedia untuk mengikuti dokter tsb.

Angga: jaga manda baik*.

Tj mengangguk lagi ia pun melihat sosok wanita yg tegar di depan kaca, tj akui ia memang laki* tapi ia tak kuasa jika melihat calon kaka iparnya terbaring lemah dengan infusan di tangan nya dan alat oksigen yg terpasang di hidungnya.

Tj: gws ka!

________________

Angga: apa dok? Caesar?
Dokter: iya kandungan istri bapa sangat lemah dan itu jalan satu* nya yg baik untuk anak dan istri bapa.
Angga: tapi dok apa kemungkinan istri saya akan punya anak lagi?
Dokter: tentu, jika allah berkehendak.
Angga: berarti anak saya prematur?

Dokter mengangguk, Angga berfikir sejenak, keringatnya mulai bercucuran.

Angga: baik dok jika itu yg terbaik.
Dokter: kalau begitu silahkan tanda tangani persyaratan ini.

Angga pun mengambil kertas yg ada di hadapanya dan langsung mendatangani nya, mereka pun keluar dari ruangan tersebut, tak lama kemudian datang m.mangga p.mangga dan fhadla mereka begitu cemas dengan keadaan manda dan bayi yg ada di dalam kandungan nya.

Angga: mah? Pah? Kenapa ada disini?
Tj: aku yg telfon ka
M.manda: angga gimana keadaan manda?

Angga tak bisa berkata ia menyenderkan punggungnya ke tembok lalu menutupi wajahnya dengan tangan.

M.angga: angga jawab?

Angga benar* lemas ia pun perlahan menjadi duduk di lantai dan menangis tak kuasa dengan apa yg terjadi padanya.

M.manda: angga, liat mama kamu jawab manda gk kenapa* kan?

Air mata m.mangga sudah membasahi pipi nada bicara nya pun sudah semakin tinggi.

M manda: ANGGA JAWAB!
angga: bayi angga prematur mah, dan manda harus menjalani caesar, yg angga takuti anak angga tidak akan normal seperti anak lainya dan angga takut kelak anak angga akan di bully oleh teman* nya
P.angga: kamu harus percaya diri nak, dia bayi yg kuat seperti org tuanya, kamu harus sabar menerima cobaan ini.



Fhadla pun mulai menangis, ya meskipun ia terkadang kesal kepada kaka iparnya namun rasa sayangnya terhadap kaka iparnya tidak pernah luntur, tj pun merangkul fhadla dan menenangkanya lalu menyuruhnya duduk.

Tj: sabar sayang semua pasti ada hikmahnya.

Fhadla pun menyenderkan kepalanya di bahu tj dan tj memeluk fhadla dari belakang.

Fhadla: harusnya aku gk pernah bersikap kasar sama kaka ipar, karna ini semua pasti karna aku, beban kaka ipar pasti karna aku hiks
Tj: enggak sayang, kamu jangan nyalahin diri sendiri, ini semua udah takdir.

Fhadla mulai memeluk tj dan menangis di dada bidang tj.

Bersambung.

No comments:

Post a Comment