Cerita Pendek Singkat Motivasi Kejujuran Dalam Bekerja - Macam Cerita

December 09, 2018

Cerita Pendek Singkat Motivasi Kejujuran Dalam Bekerja

mencari kecoak di gerombolan sampah, seolah mustahil dalam hidup ini, berlari kesana kesini untuk mengais rejeki, cinta keluarga merubah semua keringat yang membasahi di pipi, aku hanyalah pemulung yang gagal mencari pekerjaan kantoran, motifasi ku untuk menjadi karyawan kantoran seolah olah gagal, karena masalaluku yang tak aku urus.

cerpen pendek motivasi

pagi ku awali cerita pendek pekerjaan ku

seperti biasa ku bertempur dengan panas mencari botol bekas yang sudah tak di gunakan oleh masyarakat luas. besi ada di genggaman, ku ayunkan dan ku taru sebotol pelastik langsung ku masukkan ke karung, gang tiap gang aku lalui, kotak sampah ku hinggapi, tak jarang aku menemukan sampah kaca yang dapat membahayakan, tapi untungnya aku menggunakan sarung tangan yang mampu melanjutkan cerita ceritaku untuk esok hari. jam telah menunjuk 9 pagi, aku sedikit menjeda cerita pendek motivasiku, beristirahat sejenak sembari membayangkan jika aku menjadi karyawan kantoran, karena aku punya sangu yaitu ijazah S1 yang ku genggam. dibalik sinar matahari 45 derajat aku membayangkan masalaluku tanpa motivasi sama sekali, seolah aku hanya hidup dalam satu hari tak memikirkan keesokan harinya.



cerita pendek pukul 10 pagi


Kuawali langkahku kembali, setelah keringat di dahi kembali masuk ke dalam hati, kulanjutkan cerpen singkat ini besi runcing  menemaniku jalan jalan menyusuri tempat barang tak ada gunanya, aku tusuk satu per satu botol plastik, hingga terkumpul setengah karung pendek, keringat memahat dahi ku wajahku basah kuyup olehnya, seolah tubuh ini kehilangan gaya hidup, sudah lelah dengan kenyataan kenyataan ini, sangat berdosa diriku melalaikan masa kuliahku, darah putih keluar dari kelopak mataku, sambil mengais sampah, aku hanya bisa menyesal. teman temanku menggunakan jas, yang dihiasi oleh dasi keren. aku hanya bisa menatap dan meratapi aku hanya harus jujur dalam bekerja..

cerita masalalu hanyalah cerita pendek yang pernah ku alami, setelah kuliah hanya merokok dan main hp saja di kos, tanpa membaca buku wajib yang diberikan dosen, hanya plagiat tugas dan tak mampu mengerjakan soal dengan baik, dengan IPK saat lulus hanya 2,3 sedih rasanya saat mengingat cerita pendek pada masa kuliah kini aku perlu jujur saja..

baca juga cerita kami :
  1. cerbung cinta tentang sahabat episode 19 


Cerpen singkat saat jujur dalam bekerja


12 siang terik memanasi tubuh, aku berteduh sejenak di balik pohon yang di sebelahnya ada jual es aku langsung membeli es tersebut, ibu tersebut sangat ramah melayaniku, selagi aku beristirahat, aku bercengkrama dengan ibu itu, sambil menikmati gorengan dan es teh, mungkin ini hanya menjadi pelengkap saat motivasiku terkuras habis dengan cerita pendek yang singkat di masa lalu. selagi mengobrol dengan ibu penjual, ada seorang gadis cantik yang kira kira berumur 16 tahun berambut panjang berkulit putih bahkan sangat putih, memiliki lisung pipi, datang dan membeli es buah yang kebetulan ada di warung yang aku singgahi, selagi menunggu pesanan, gadis itu hanya bermain hp saja, hpnya tampak mahal, dengan layar yang luas dan besar, dengan lihai gadis itu mengetik, entah mengetik cerpen singkat atau bagaimana, gadis itu sangat cepat mengetik, tampak dari gerakan jarinya.



Cerpen singkat saat kejujuranku dalam melakukan kebaikan


Sekitar 5 menit waktu berjalan, air merah muda telah di kemas dalam plastik hitam. gadis itu pun langsung meletakkan hpnya di meja dan mengambil uang di dompet, tampak tergesa gesa gadis itu, dsetelah memberi uang pada ibu pedagang, dia langsung pergi begitu saja. sangat terburu buru gadi tersebut, seolah waktu sangat berharga bagi dia, tak seperti diriku saat seumuran dia, seolah waktu aku anggap enteng, seperti waktu sama dengan senang senang, 

saat aku tengok di meja, hp gadis tersebut tertinggal, namun sayang gadis yang mengendarai alphard itu sudah jauh, aku lantas membawa hp tersebut dan menunggu panggilan yang masuk dari hp tersebut. aku masih tetap di warung tersebut sambil menunggu panggilan masuk, sekitar 15 menit aku menunggu, ada telpon masuk dengan atas nama Ayah. Suara pria muncul dari speaker hp itu, aku menjelaskan bahwa hp nya tertinggal di warung es buah saat membeli es buah tadi, sang pria tersebut langsung menutup telpon itu. Aku menunggu kedatangan gadis yang tadi untuk mengambil hpnya, 

mungkin 20 menit aku menunggu, gadis itu datang lagi, langsung menanyakan hpnya, saat bersamaan sang pria datang menggunakan jas lengkap dengan kemeja dan dasi itu langsung memberiku uang. tak kusangka, uang yang di berikan sangat banyak, aku sempat menolaknya namun dipaksa dengan kalimat pamungkas " menolak rejeki dosa loh mas" aku tak mampu membalas perkataan tersebut dan aku pun menerima uang tersebut. aku pun berkata pada gadis tersebut " waktu memang sangat berharga namun, mengejar waktu namun lalai dalam kegiatan itu hal yang percuma ".....

Begitu cerita pendek atau cerpen singkat dari penulis : yoga irja prasetya. 

No comments:

Post a Comment