Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija Yang Fanatisme - Negriku indonesia , Julukan Sepak Bola di negaraku Adalah Garuda dan saya adalah suporter fanatis yang memiliki rasa cinta terhadap sepak bola. Sejak kecil saya sudah mencintai sepak bola sewaktu sd sering mengikuti tournament antar daerah dan sekolah saja. Sewaktu dulu bersama teman-teman dan sahabat bermain sepak bola di perkotaan sangatlah sempit karena tidak adanya lapangan ,terpaksa saya bersama teman-teman bermain di tengah jalan karena terhimpit oleh gedung-gedung tinggi yang isinya orang-orang berdasi akan gila materi.

Tahun 2000 saya mulai menonton pertandingan sepak bola di TV , Tim yang saya tonton pertama kali waktu itu ialah Persija Jakarta tim kebanggaan dari jakarta. Disitu saya melihat permainan persija yang begitu rapih dan apik , sehingga saya sangat menikmati permainan mereka . Dan lagi pendukungnya yang tak kenal lelah untuk datang bertandang dimanapun persija bermain ,semua yang saya lihat suporternya berwarna orange sehingga mata saya semakin memukau dan ditambah lagi nyanyian/chant yang begitu menarik di telinga sehingga ingin mengikutinya. Waktu berlalu ,lambat laun telah berlalu seiring saya selalu menonton pertandingan sepak bola hanya saat persija jakarta main saja entah itu dia sedang melawan siapa.

Ditahun 2001 saya waktu itu kelas 2 SMA , saya mengajak teman-teman untuk melihat pertandingan di Lebak Bulus dengan menaik bus metromini yang menyewa di terminal lalu menampung 40an orang. Waktu itu saya hanya memakai kaos orange saja dan tidak ada bacaan persija. Dengan membawa sner dan drum untuk mengiringi perjalanan dengan nyanyianatau chant milik persija.... Setelah setengah perjalanan Bus tiba-tiba 1 bus metromini saya di lempari batu dan botol beling oleh Pendukung Jakarta Utara , karena pada waktu itu Jakarta memiliki 2 Tim yaitu Persitara dari jakarta utara dan Persija dari Jakarta pusat,timur,selatan,barat . Kedua tim ini mempunyai Nama tersendiri untuk anggota-anggotanya yaitu The Jak Mania dari Jakarta sekitarnya , NJ mania dari Jakarta Utara. Kedua tim.ini seperti layaknya 2 club yang ada di Inggris Manchester City dan United.

Asal usul pertengkaran antara kedua tim jakarta ini saya tidak persis tau karena apa dan di sebabkan apa. Satu bus metromini daerah saya habis dirusaki oleh pendukung persitara dan semua yang ada di dalam bus begitu juga teman-teman saya lari berhamburan. Disitu muncullah mentalita anak jakarta demi sebuah kebanggaan tim sepak bola nya , sejak kejadian itu saya tepaksa batal menonton pertandingan persitara vs Persija akan tetapi ada jadwal lagi nanti persija menjamu persitara di GBK.

Muncullah pikiran saya untuk membalas dendam dari kejadian yang lalu , dengan ada sedikit uang saya membeli jaket hoodie dan jaket-jaket ellese, fila , umbero yang biasa di sebut casual. Agar menutupi wajah kita dari lawan tersebut saya membeli barang-barang produk luar , di jadwal pertandingan itu saya mengajak teman-teman kembali untuk membalaskan dendam sejak kejadian itu dan mereka juga membeli jaket yang bisa menutupi wajah mereka dan memakai sepatu-sepatu ternama. Berjalan saya menuju bunderan HI saya menunggu bus yang waktu itu melempari bus saya di pinggiran jalan , selang beberapa menit mereka puna lewat dengan 2 bus . Saya memberikan aba-aba untuk menyerangnya dengan bermodalkan stick golf,baseball,dan brust knuckle , teman saya 50an sedangkan mereka 80an lebih ketika maju dan di ikuti teman 50an ini berhasil membajak 2 bus mereka dan menghancurkannya dengan batu lalu serentak mereka turun dan kami juga melakukan perlawanan lebih , tidak ingat akan darah yang sudah ada di pipi yang penting dendam kami terbayar.

Keributan berlangsung sekita 15 menit , merekapun pada lari berhamburan akan sangarnya kami. Selang berapa lama polisi pun datang dari kejauhan lalu teman 50an saya berlari cepat menaiki bus yang kami tumpangi tadi. Secepatnya berjalan ke Stadion Glora Bung Karno. Sesampai disana dengan muka lebam kami , kami dilihati oleh suporter-suporter lain akan terlihat aneh. Dengan mengantri membeli tiket ada yang bertanya kepada saya , muka lo kenapa bro? Gue : abis ribut sama anak NJ di HI , dia :nanti pulang rombongan kami ikut bro karena sering terjadi juga bus saya di lempari oleh mereka. Gue : oke siap bro , untuk jaga-jaga sebaiknya yang benar-benar berani saja , dia : oke bro.

Pertama kali saya menonton sepak bola di tribun waktu itu di Sugbk dengan semangat dan juga atmosfir yang ada di dalam stadion tersebut merasa ingin berteriak sekencang-kencangnya untuk menyemangati tim kebanggaan dari ibu kota jakarta ini. Ini salah satu chant waktu itu : Hari ini kutinggalkan Pekerjaan..... siang2 aku nonton pertandingan....kata orang aku ini kesurupan..... Demi persija apapun kulakukan..... Persija jakarta Oooo..... Persija jakarta oooo.....
Merinding dengan satu stadion kompak bernyanyi itu sampai suaraku tak kuat lg untuk berteriak karena belum terbiasa.

Pertandingan dengan skor persija 1 - 0 persitara , kemenangan tipis namun bisa meraih poin 3 , yang saat itu persija di puncak klasemen. Selesai pertandingan kamipun pulang dengan sekelompok the jak mania yang ingin bareng tadi dan perjalanan lancar tidak terjadi apa-apa , kamipun pulang kerumah masing-masing Dengan wajah lebam dan lelah akan tetapi disitulah mulai timbul rasa kecintaan terhadap sepak bola bagi suporter...

Bersambung.....

Bagian 2 di lanjutkan ke Cerita Suporter Sepak Bola Dari Club Persija Yang Fanatisme Bagian 2

Bagian 2 akan rilis tanggal 26 Januari , ditunggu yaa...... Pengalaman pribadi saya sebagai Suporter Persija.

Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub PERSIJA Yang Fanatisme

Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija Yang Fanatisme - Negriku indonesia , Julukan Sepak Bola di negaraku Adalah Garuda dan saya adalah suporter fanatis yang memiliki rasa cinta terhadap sepak bola. Sejak kecil saya sudah mencintai sepak bola sewaktu sd sering mengikuti tournament antar daerah dan sekolah saja. Sewaktu dulu bersama teman-teman dan sahabat bermain sepak bola di perkotaan sangatlah sempit karena tidak adanya lapangan ,terpaksa saya bersama teman-teman bermain di tengah jalan karena terhimpit oleh gedung-gedung tinggi yang isinya orang-orang berdasi akan gila materi.

Tahun 2000 saya mulai menonton pertandingan sepak bola di TV , Tim yang saya tonton pertama kali waktu itu ialah Persija Jakarta tim kebanggaan dari jakarta. Disitu saya melihat permainan persija yang begitu rapih dan apik , sehingga saya sangat menikmati permainan mereka . Dan lagi pendukungnya yang tak kenal lelah untuk datang bertandang dimanapun persija bermain ,semua yang saya lihat suporternya berwarna orange sehingga mata saya semakin memukau dan ditambah lagi nyanyian/chant yang begitu menarik di telinga sehingga ingin mengikutinya. Waktu berlalu ,lambat laun telah berlalu seiring saya selalu menonton pertandingan sepak bola hanya saat persija jakarta main saja entah itu dia sedang melawan siapa.

Ditahun 2001 saya waktu itu kelas 2 SMA , saya mengajak teman-teman untuk melihat pertandingan di Lebak Bulus dengan menaik bus metromini yang menyewa di terminal lalu menampung 40an orang. Waktu itu saya hanya memakai kaos orange saja dan tidak ada bacaan persija. Dengan membawa sner dan drum untuk mengiringi perjalanan dengan nyanyianatau chant milik persija.... Setelah setengah perjalanan Bus tiba-tiba 1 bus metromini saya di lempari batu dan botol beling oleh Pendukung Jakarta Utara , karena pada waktu itu Jakarta memiliki 2 Tim yaitu Persitara dari jakarta utara dan Persija dari Jakarta pusat,timur,selatan,barat . Kedua tim ini mempunyai Nama tersendiri untuk anggota-anggotanya yaitu The Jak Mania dari Jakarta sekitarnya , NJ mania dari Jakarta Utara. Kedua tim.ini seperti layaknya 2 club yang ada di Inggris Manchester City dan United.

Asal usul pertengkaran antara kedua tim jakarta ini saya tidak persis tau karena apa dan di sebabkan apa. Satu bus metromini daerah saya habis dirusaki oleh pendukung persitara dan semua yang ada di dalam bus begitu juga teman-teman saya lari berhamburan. Disitu muncullah mentalita anak jakarta demi sebuah kebanggaan tim sepak bola nya , sejak kejadian itu saya tepaksa batal menonton pertandingan persitara vs Persija akan tetapi ada jadwal lagi nanti persija menjamu persitara di GBK.

Muncullah pikiran saya untuk membalas dendam dari kejadian yang lalu , dengan ada sedikit uang saya membeli jaket hoodie dan jaket-jaket ellese, fila , umbero yang biasa di sebut casual. Agar menutupi wajah kita dari lawan tersebut saya membeli barang-barang produk luar , di jadwal pertandingan itu saya mengajak teman-teman kembali untuk membalaskan dendam sejak kejadian itu dan mereka juga membeli jaket yang bisa menutupi wajah mereka dan memakai sepatu-sepatu ternama. Berjalan saya menuju bunderan HI saya menunggu bus yang waktu itu melempari bus saya di pinggiran jalan , selang beberapa menit mereka puna lewat dengan 2 bus . Saya memberikan aba-aba untuk menyerangnya dengan bermodalkan stick golf,baseball,dan brust knuckle , teman saya 50an sedangkan mereka 80an lebih ketika maju dan di ikuti teman 50an ini berhasil membajak 2 bus mereka dan menghancurkannya dengan batu lalu serentak mereka turun dan kami juga melakukan perlawanan lebih , tidak ingat akan darah yang sudah ada di pipi yang penting dendam kami terbayar.

Keributan berlangsung sekita 15 menit , merekapun pada lari berhamburan akan sangarnya kami. Selang berapa lama polisi pun datang dari kejauhan lalu teman 50an saya berlari cepat menaiki bus yang kami tumpangi tadi. Secepatnya berjalan ke Stadion Glora Bung Karno. Sesampai disana dengan muka lebam kami , kami dilihati oleh suporter-suporter lain akan terlihat aneh. Dengan mengantri membeli tiket ada yang bertanya kepada saya , muka lo kenapa bro? Gue : abis ribut sama anak NJ di HI , dia :nanti pulang rombongan kami ikut bro karena sering terjadi juga bus saya di lempari oleh mereka. Gue : oke siap bro , untuk jaga-jaga sebaiknya yang benar-benar berani saja , dia : oke bro.

Pertama kali saya menonton sepak bola di tribun waktu itu di Sugbk dengan semangat dan juga atmosfir yang ada di dalam stadion tersebut merasa ingin berteriak sekencang-kencangnya untuk menyemangati tim kebanggaan dari ibu kota jakarta ini. Ini salah satu chant waktu itu : Hari ini kutinggalkan Pekerjaan..... siang2 aku nonton pertandingan....kata orang aku ini kesurupan..... Demi persija apapun kulakukan..... Persija jakarta Oooo..... Persija jakarta oooo.....
Merinding dengan satu stadion kompak bernyanyi itu sampai suaraku tak kuat lg untuk berteriak karena belum terbiasa.

Pertandingan dengan skor persija 1 - 0 persitara , kemenangan tipis namun bisa meraih poin 3 , yang saat itu persija di puncak klasemen. Selesai pertandingan kamipun pulang dengan sekelompok the jak mania yang ingin bareng tadi dan perjalanan lancar tidak terjadi apa-apa , kamipun pulang kerumah masing-masing Dengan wajah lebam dan lelah akan tetapi disitulah mulai timbul rasa kecintaan terhadap sepak bola bagi suporter...

Bersambung.....

Bagian 2 di lanjutkan ke Cerita Suporter Sepak Bola Dari Club Persija Yang Fanatisme Bagian 2

Bagian 2 akan rilis tanggal 26 Januari , ditunggu yaa...... Pengalaman pribadi saya sebagai Suporter Persija.

No comments