Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija yang Fanatisme Bagian 2
Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija yang Fanatisme Bagian 2 - kisah ini dilanjutkan dari cerita yang kemarin saya tuliskan. Sejak kejadian itu sehabis saya pulang dari stadion Utama Gelora Bung Karno di dalam hati saya muncul api yang membara akan kecintaan dan sebuah mentalita dari anak Jakarta disitu saya mulai mengunjungi tempat anak-anak The Jak berkumpul dengan mengajak teman saya 5 orang jaraknya tak jauh dari tempat saya tinggal. Sesampai disana saya disambut oleh ketua atau Korwil Tanah Tinggi yang bernama Bang Gocim dia padahal baru keluar dari penjara karena sebelumnya ia bandar narkoba dan alhamdulillah dia sekarang sudah tobat lalu menekuni karirnya sebagai korwil. Dengan di sambut dengan sapaan dan makanan saya berfikir begitu solidaritasnya anak The Jak melintas di benak rasanya sudah jatuh cinta terhadap Persija yang membuahkan the jak mania akan solidnya.

Baca Juga : Cara Menurunkan Berat Badan Dalam Seminggu

Kami berbincang dan ingin mengetahui sejarah The Jak Mania dari bang Gocim mungkin anda yang sedang membaca ini begitu panjangnya sejarah The Jak Mania Untuk Persija jika kalian ingin membacanya silahkan ke google banyak sekali artikel yang menceritakan sejarah The Jak Mania. Setelah mengetahui apa itu The Jak Mania saya di tawarkan untuk menjadi anggota dari Korwil(Kordinator Wilayah) Tanah Tinggi dengan senang hati saya menerimanya dan membuat KTA Jak Mania dengan mengeluarkan uang 80rb bonus dapat baju yang di desain khusus untuk anggota The Jak. Selesai itu kami berbincang soal jadwal Final Persija vs PSM tahun 2001 waktu itu ,bang gocim menawarkan rombongan saya untuk bergabung jalan bareng menuju Stadion GBK menaiki Bus Besar.

Waktu sudah larut malam , kamipun pulang dengan 1 buah baju dan Kartu identitas anggota The Jak. Keesokan hari dalam waktu seminggu saya menabung untuk melihat pertandingan Persija Vs Psm Makasar dari uang jajan-jajan sekolah saya mulai mengirit agar semua terkumpul untuk membeli jaket ,tiket dan Biaya Bus.

Saat pagi jadwal persija main di kandang melawa PSM Makasar , sejakarta penuh sekali dengan nyanyian-nyanyian The Jak mania untuk Persija dan orang-orang memakai baju The Jak. Mata saya terbuka lebar akan semangat membara untuk mendukung persija tanding, setelah saya bersih-bersih dan memakai Jaket Tracktop yang bertuliskan BELAGE GILE The Jak Kramat kemduian teman-teman saya juga memakai jaket itu karena pada saat itu saya menyempatkan diri untuk membuat jaket tracktop seperti itu. Bercelanakan bahan jeans levis yang gombrong dan memakai sepatu Adidas Samba yang sangat di sukai para orang-orang yang berjiwa Casual.

Baca Juga : Cara Merawat Motor anda Dengan Oli Berkualitas Harga Murah

Tiga Bus pun datang dari Tanah tinggi dan disambut meriah dengan segerombolan dearah saya dengan Sner dan Drum seperti ini... Selamat datangg..... Jak tanah tinggi... Atas Sambutannya... Atas sambutannya....
waktu sudah menunjukkan pukul 12:00 siang kamipun berangkat menuju Stadion GBK dengan padatnya ibukota kemudian di ramaikan oleh anak-anak The Jak Mania, BUS saya waktu itu melewati manggarai dan disana terjadi insiden tawuran bersama anak The Jak Rojali , dengan beraninya dia melempari tiga bus yang isinya Berhati mentalita serentak kamipun turun dan menghabiskan anak The jak rojali dua orang mereka luka parah karena pukulan di dekat matanya, habislah mereka pulang dengan muka memar-memar dan tak lama kemudian warga pun berdatangan kamipun bergegas untuk menaiki bus lagi karena takut akan warga yang menyerang kami.

Dengan hati merasa puas karena saya pertama kalinya menghusir para pecundang dengan segitu gampangnya karena ada yang memimpin yaitu Bang Gocim Korwil Tanah Tinggi HighLanders.
Jarak sudah kami tempuh dan memasuki kawasan Pinggiran Senayan kemudian kamipun kaget dengan dimeriahkannya kami karena sudah memberikan Jak Rojali pelajaran agar mereka tidak beringas lagi dengan sesama the jak, karena jak rojali asalnya tidak jelas dan tidak memiliki kartu identitas atau KTA yang didirikan oleh BungFery. bung ferry pun sampai kesal dengan jak rojali karena bisa merusak nama persija dan The jak mania juga..

Pukul 3:00 kami memasukin stadion dan ini sungguh beda dengan atmosfir kemarin karena ini ajang final anak-anak the jak kompak semua bernyanyi bulu saya pun merinding dengar mereka bernyanyi kami satu jiwa...kami satu cita....kami satu cinta.....PERSIJAA..... kalau anda hafal dengan lagu ini berarti anda merasakan hal yang sama dengan saya ketika satu stadion bernyanyi lagu ini. pemain dari dua tim akan memasuki lapangan , disana suporter PSM hanya satu tribun saja dan dibenak pikiran saya terlintas ingin mengejek suporter mereka , sayapun turun dari tribun tanpa sepengetahuan POLISI dan APARAT didepan suporter PSM saya berteriak FUCKING Your is my LIBIDO!!!.... dan teman-teman satu stadion melihat saya merasak deg-degan malah mereka bertepuk tangan untuk saya dengan hanya sebentar saja satu stadion malah mengikuti saya dengan berkata seperti itu , Lalu aparat pun melihat saya kemudian sayapun di tangkap dan di kembalikan ke tribun asal saya dan teman-teman saya. sepanjang jalan saya selalu di teriaki GoodJak Good Jakk.... sayapun tertawa hahaha....

Setelah itu kami menikmati jalannya pertandingan dan saya mengambil Toa Kecil yang biasa suporter manapun pasti membawanya , menaiki pagar dan bernyanyi satu tribun mengikuti saya. di menit 32 persija kemasukkan skor 1 , Dimenit ke 45 skor satu sama karena persija , Babak ke 1 berakhir dan kemudian dua tim itu bermain lagi di babak ke 2 , persija memasukan skor jadi 2-1 di menit 60 , dan selang 5 menit persija pun memasuki lagi skor menjasi 3-1 , dan di menit 85 persija kemasukkan Goal 1 . di menit itulah terakhir-terakhir kami bernyanyi dengan senang hati persija menjadi Juara Liga Indonesia pada tahun 2001. Waktu bermain telah berakhir kamipun satu stadion menangis dan bergembira satu jakarta siap pesta pora akan kemanangan tim persija.....

Bersambung ..... Cerita ini nanti dilanjutkan ke Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija yang Fanatisme Bagian 3

Bagi anda yang ingin mengetahui tutorial-tutorial bisa mengakses ke BONEWSTUTORIAL

Sampai nanti yang sudah membaca , tunggu cerita selanjutnya yaa,,,

Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija yang Fanatisme Bagian 2

Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija yang Fanatisme Bagian 2
Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija yang Fanatisme Bagian 2 - kisah ini dilanjutkan dari cerita yang kemarin saya tuliskan. Sejak kejadian itu sehabis saya pulang dari stadion Utama Gelora Bung Karno di dalam hati saya muncul api yang membara akan kecintaan dan sebuah mentalita dari anak Jakarta disitu saya mulai mengunjungi tempat anak-anak The Jak berkumpul dengan mengajak teman saya 5 orang jaraknya tak jauh dari tempat saya tinggal. Sesampai disana saya disambut oleh ketua atau Korwil Tanah Tinggi yang bernama Bang Gocim dia padahal baru keluar dari penjara karena sebelumnya ia bandar narkoba dan alhamdulillah dia sekarang sudah tobat lalu menekuni karirnya sebagai korwil. Dengan di sambut dengan sapaan dan makanan saya berfikir begitu solidaritasnya anak The Jak melintas di benak rasanya sudah jatuh cinta terhadap Persija yang membuahkan the jak mania akan solidnya.

Baca Juga : Cara Menurunkan Berat Badan Dalam Seminggu

Kami berbincang dan ingin mengetahui sejarah The Jak Mania dari bang Gocim mungkin anda yang sedang membaca ini begitu panjangnya sejarah The Jak Mania Untuk Persija jika kalian ingin membacanya silahkan ke google banyak sekali artikel yang menceritakan sejarah The Jak Mania. Setelah mengetahui apa itu The Jak Mania saya di tawarkan untuk menjadi anggota dari Korwil(Kordinator Wilayah) Tanah Tinggi dengan senang hati saya menerimanya dan membuat KTA Jak Mania dengan mengeluarkan uang 80rb bonus dapat baju yang di desain khusus untuk anggota The Jak. Selesai itu kami berbincang soal jadwal Final Persija vs PSM tahun 2001 waktu itu ,bang gocim menawarkan rombongan saya untuk bergabung jalan bareng menuju Stadion GBK menaiki Bus Besar.

Waktu sudah larut malam , kamipun pulang dengan 1 buah baju dan Kartu identitas anggota The Jak. Keesokan hari dalam waktu seminggu saya menabung untuk melihat pertandingan Persija Vs Psm Makasar dari uang jajan-jajan sekolah saya mulai mengirit agar semua terkumpul untuk membeli jaket ,tiket dan Biaya Bus.

Saat pagi jadwal persija main di kandang melawa PSM Makasar , sejakarta penuh sekali dengan nyanyian-nyanyian The Jak mania untuk Persija dan orang-orang memakai baju The Jak. Mata saya terbuka lebar akan semangat membara untuk mendukung persija tanding, setelah saya bersih-bersih dan memakai Jaket Tracktop yang bertuliskan BELAGE GILE The Jak Kramat kemduian teman-teman saya juga memakai jaket itu karena pada saat itu saya menyempatkan diri untuk membuat jaket tracktop seperti itu. Bercelanakan bahan jeans levis yang gombrong dan memakai sepatu Adidas Samba yang sangat di sukai para orang-orang yang berjiwa Casual.

Baca Juga : Cara Merawat Motor anda Dengan Oli Berkualitas Harga Murah

Tiga Bus pun datang dari Tanah tinggi dan disambut meriah dengan segerombolan dearah saya dengan Sner dan Drum seperti ini... Selamat datangg..... Jak tanah tinggi... Atas Sambutannya... Atas sambutannya....
waktu sudah menunjukkan pukul 12:00 siang kamipun berangkat menuju Stadion GBK dengan padatnya ibukota kemudian di ramaikan oleh anak-anak The Jak Mania, BUS saya waktu itu melewati manggarai dan disana terjadi insiden tawuran bersama anak The Jak Rojali , dengan beraninya dia melempari tiga bus yang isinya Berhati mentalita serentak kamipun turun dan menghabiskan anak The jak rojali dua orang mereka luka parah karena pukulan di dekat matanya, habislah mereka pulang dengan muka memar-memar dan tak lama kemudian warga pun berdatangan kamipun bergegas untuk menaiki bus lagi karena takut akan warga yang menyerang kami.

Dengan hati merasa puas karena saya pertama kalinya menghusir para pecundang dengan segitu gampangnya karena ada yang memimpin yaitu Bang Gocim Korwil Tanah Tinggi HighLanders.
Jarak sudah kami tempuh dan memasuki kawasan Pinggiran Senayan kemudian kamipun kaget dengan dimeriahkannya kami karena sudah memberikan Jak Rojali pelajaran agar mereka tidak beringas lagi dengan sesama the jak, karena jak rojali asalnya tidak jelas dan tidak memiliki kartu identitas atau KTA yang didirikan oleh BungFery. bung ferry pun sampai kesal dengan jak rojali karena bisa merusak nama persija dan The jak mania juga..

Pukul 3:00 kami memasukin stadion dan ini sungguh beda dengan atmosfir kemarin karena ini ajang final anak-anak the jak kompak semua bernyanyi bulu saya pun merinding dengar mereka bernyanyi kami satu jiwa...kami satu cita....kami satu cinta.....PERSIJAA..... kalau anda hafal dengan lagu ini berarti anda merasakan hal yang sama dengan saya ketika satu stadion bernyanyi lagu ini. pemain dari dua tim akan memasuki lapangan , disana suporter PSM hanya satu tribun saja dan dibenak pikiran saya terlintas ingin mengejek suporter mereka , sayapun turun dari tribun tanpa sepengetahuan POLISI dan APARAT didepan suporter PSM saya berteriak FUCKING Your is my LIBIDO!!!.... dan teman-teman satu stadion melihat saya merasak deg-degan malah mereka bertepuk tangan untuk saya dengan hanya sebentar saja satu stadion malah mengikuti saya dengan berkata seperti itu , Lalu aparat pun melihat saya kemudian sayapun di tangkap dan di kembalikan ke tribun asal saya dan teman-teman saya. sepanjang jalan saya selalu di teriaki GoodJak Good Jakk.... sayapun tertawa hahaha....

Setelah itu kami menikmati jalannya pertandingan dan saya mengambil Toa Kecil yang biasa suporter manapun pasti membawanya , menaiki pagar dan bernyanyi satu tribun mengikuti saya. di menit 32 persija kemasukkan skor 1 , Dimenit ke 45 skor satu sama karena persija , Babak ke 1 berakhir dan kemudian dua tim itu bermain lagi di babak ke 2 , persija memasukan skor jadi 2-1 di menit 60 , dan selang 5 menit persija pun memasuki lagi skor menjasi 3-1 , dan di menit 85 persija kemasukkan Goal 1 . di menit itulah terakhir-terakhir kami bernyanyi dengan senang hati persija menjadi Juara Liga Indonesia pada tahun 2001. Waktu bermain telah berakhir kamipun satu stadion menangis dan bergembira satu jakarta siap pesta pora akan kemanangan tim persija.....

Bersambung ..... Cerita ini nanti dilanjutkan ke Cerita Suporter Sepak Bola Dari Klub Persija yang Fanatisme Bagian 3

Bagi anda yang ingin mengetahui tutorial-tutorial bisa mengakses ke BONEWSTUTORIAL

Sampai nanti yang sudah membaca , tunggu cerita selanjutnya yaa,,,

No comments